Home Sports Chelsea Harus Menyerang di Camp Nou atau Bunuh Diri

Chelsea Harus Menyerang di Camp Nou atau Bunuh Diri

83
0
SHARE


KOMPAS.com – Gelandang Chelsea, Cecs Fabregas, menilai timnya tak punya pilihan selain tampil agresif ketika menyambangi markas Barcelona. Menurutnya, Chelsea akan bunuh diri jika bermain bertahan.

Pernyataan pemain internasional Spanyol ini merujuk hasil leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Selasa (20/2/2018) atau Rabu dini hari WIB. Duel di Stamford Bridge ini berakhir imbang 1-1

Gol Chelsea dicetak oleh Willian pada menit ke-62. Barca menggagalkan kemenangan The Blues setelah Lionel Messi, yang dalam semua pertemuan sebelumnya tak pernah bisa mengoyak jala Chelsea, mencetak gol balasan pada menit ke-75.

Fabregas mengaku sangat kecewa dengan hasil tersebut. Mantan gelandang Arsenal dan Barca ini menilai timnya sudah tampil bagus.

(Baca juga: Suksesor Michael Carrick di Manchester United adalah Gelandang Elegan Real Madrid?)

“Hasil yang sangat disayangkan. Saya pikir kami tampil sangat bagus. Kami menjalankan rencana permainan dengan sangat baik,” kata Fabregas seperti dilansir BolaSport.com dari BBC.

Fabregas bahkan menyebut timnya bakal kesulitan saat tandang ke Camp Nou pada 14 Maret untuk melakoni leg kedua. Chelsea harus bisa mencetak gol untuk meraih kemenangan atau minimal hasil imbang. Jika duel nanti berlangsung tanpa gol maka Barca dipastikan lolos karena The Catalans punya modal gol tandang.

“Ini masih terasa sulit dan kami harus menampilkan permainan terbaik lagi di Camp Nou jika ingin lolos,” ujar pemain yang pernah menjadi kapten Arsenal ini.

“Anda harus mempunyai banyak taktik untuk bermain melawan tim yang memiliki penguasaan bola sebanyak 70 persen. Kami mesti ke sana untuk menyerang dan mencetak gol karena bertahan selama 90 menit di Camp Nou adalah sebuah misi bunuh diri. Kami harus memainkan cara kami,” ujarnya. (Bagas Reza Murti)



Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here