Home Sports Milomir Seslija: Madura United Selalu Bikin Saya Jadi Yang Kedua

Milomir Seslija: Madura United Selalu Bikin Saya Jadi Yang Kedua

39
0
SHARE


Manajemen menyebutkan, selain Milo, mereka juga sempat membidik Dejan Antonic.


LIPUTAN   ADITYA WAHYU PRATAMA     DARI   MADURA   


Pelatih anyar Madura United Milomir Seslija bertekad membuktikan manajemen tidak salah menunjuk dirinya sebagai arsitek Laskar Sape Kerrab di Liga 1 2018. Ujian pertama Milo adalah saat berhadapan dengan klub Singapura Hougang United pada 4 atau 5 Maret.

Milo enggan menjanjikan apapun, mengingat waktu yang dia miliki untuk mengenal tim lebih dekat sangat minim. Namun pria asal Bosnia itu berharap Madura United mampu meningkatkan beberapa hal untuk kembali bisa bersaing dengan tim papan atas lainnya.

“Saya tidak ingin menjanjikan apapun, biarkan itu ditunjukkan saat melawan Hougang, dan kami dari hari ke hari akan lebih kuat. Saya berharap kami punya banyak waktu untuk persiapan, tapi itu bukan sebuah alasan,” ujarnya.

“Madura dua tahun lalu berada di tiga besar. Bagi saya Madura bisa menjadi juaranya. Dulu saya pelatih Arema, dan mereka lebih baik, selalu membuat saya menjadi yang kedua. Madura memiliki pemain terbaik, tapi terkadang tim pemenang bukan yang memiliki pemain terbaik.”

“Saya ingin mereka disiplin dan respek. Saya tidak akan membunuh siapapun. Kalau bagus saya akan katakan bagus. Jika tidak, saya katakan tidak. Ini peraturan baru, kami harus lebih baik dari siapapun, kami harus mencetak gol lebih banyak dari yang lain.”

Sementara itu, presiden klub Achasanul Qosasi mengungkapkan, manajemen sebetulnya mempunyai calon lain untuk menggantikan Gomes de Oliveira, yakni Dejan Antonic. Namun setelah menerima masukan, pilihan dijatuhkan kepada Milo.

“Saya hanya ingin pelatih yang pernah melatih klub di Indonesia. Pemilihan Milo kami ambil setelah saya berdiskusi dengan banyak teman, karena memang ada pilihan lain selain Milo, yaitu Dejan Antonic. Banyak yang mengusulkan Milo. sehingga kami putuskan itu,” ungkap pria yang akrab disapa AQ tersebut.

Hal senada diungkapkan manajer Haruna Soemitro. Menurutnya, alasan menunjuk Milo disebabkan sudah memahami karakter sepakbola Indonesia, mengingat kick-off Liga 1 2018 makin dekat, sehingga dibutuhkan akselerasi adaptasi yang tinggi.

“Kalau pelatih baru tidak pahami hal tersebut, tentu akan berisiko. Lalu kenapa harus asing? Karena kami tahu karakter tim Madura ini begitu rumit dengan banyak pemain bintang. Banyak pemain yang levelnya hampir semua kapten, sehingga kami lebih ingin Milo menangani sementara dalam jangka waktu satu tahun ini,” tutur Haruna. (gk-62)

 



Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here