Home Tech Tip Amankan Perangkat dari Bugs Meltdown dan Spectre

Tip Amankan Perangkat dari Bugs Meltdown dan Spectre

93
0
SHARE


Jakarta, CNN Indonesia — Pada akhir pekan silam, periset menemukan masalah keamanan fatal pada prosesor keluaran Intel, ARM, dan AMD. Bugs dengan nama Meltdown dan Spectre itu merupakan dua celah keamanan di tiga prosesor tersebut. 

Kerentanan ini bisa membocorkan data yang tersimpan di dalam program inti sistem operasi yang menjembatani software dengan prosesor.

Bahayanya, kedua celah keamanan ini bisa digunakan untuk menembus pengamanan dan mencuri informasi data kredensial mulai dari aplikasi password manager, history pencarian pada mesin peramban, surel, dokumen, hingga foto.

Mengingat masalah ini menyebar secara virtual, komputer pengguna yang terhubung internet berpeluang untuk terkena serangan. Berikut beberapa langkah untuk mengamankan perangkat dari Meltdown dan Spectre berdasarkan sistem operasinya.

Apple

Perusahaan yang dipimpin Tim Cook ini telah menyatakan pada Kamis (4/1) lalu bahwa seluruh perangkat Mac dan iOS terinfeksi oleh Spectre dan Meltdown. Perusahaan sudah merilis mitigasi untuk melawan Meltdown di versi iOS terakhirnya.

Apple saat ini tengah mengerjakan piranti lunak untuk melindungi Safari dari Spectre. Piranti lunak itu akan dirilis dalam beberapa hari ke depan.

Untuk memastikan perangkat sudah mendapat pembaruan, klik Setting di iPhone dan iPad. Bagi penguna Mac, cek Updates di Mac App Store dan pastikan perangkat sudah memiliki software teranyar.

Google

Perusahaan raksasa di Sillicon Valley ini telah merilis daftar dari produk dan layanannya yang terinfeksi dua bugs pembawa malapetaka itu. Google juga mengumumkan status mitigasinya.

Perangkat lunak Android yang dirilis minggu ini sudah mencakup mitigasi. Pengguna ponsel Android termasuk perangkat Nexus dan Pixel akan mendapatkan pembaruan itu, namun ponsel merek lainnya harus menunggu pembaruan keamanan dari produsen mereka.

Google merilis perubahan tersebut ke mitra Android mereka sejak bulan lalu. Sementara itu, pembaruan browser Chrome berikutnya yang dirilis pada 23 Januari sudah membawa perbaikan.

Chrome OS 63 yang dirilis pada Desember sudah membawa perbaikan sehingga sudah mendapat perlindungan. Namun, Google memiliki daftar komputer yang tidak akan menerima pembaruan itu karena mereka merupakan model perangkat yang lebih tua.

Microsoft

Perusahaan yang berdiri di Redmond ini juga menyediakan panduan untuk para konsumen mereka di situsnya mengenai upaya pencegahan bugs. Microsoft sebelumnya telah merilis pembaruan untuk sistem operasi Windows 10, Windows 8.1, dan Windows 7.

Jika pengguna tidak mengaktifkan pembaruan otomatis, masuk ke Windows Settings untuk memperbarui secara manual. Namun, pengguna harus memastikan penyedia antivirus di perangkat kompatibel dengan pembaruan.

Cyberscoop sempat melaporkan bahwa beberapa perusahaan keamanan komputer berebut untuk mengkonfigurasi ulang perangkat lunak mereka sehingga dapat bekerjasama dengan pembaruan Microsoft.

PC juga membutuhkan proteksi hardware tambahan, sehingga Microsoft bakal mengeluarkan pembaruan firmware juga. Namun, untuk mendapat pembaruan ini, pelanggan diiharap untuk menghubungi produsen komputer masing-masing.

Sementara, versi terbaru Microsoft Edge dan Internet Explorer sudah mencakup perbaikan bug.

Firefox

Versi terbaru Firefox sudah membawa perbaikan untuk kekurangan ini. Demikian dilaporkan CNN Money, Senin (8/1). (eks)



Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here